Surat izin tidak masuk kampus seringkali diperlukan oleh mahasiswa untuk alasan tertentu, seperti sakit atau keperluan mendadak lainnya. Salah satu cara yang umum digunakan untuk membuat surat izin tidak masuk kampus adalah dengan menulisnya secara tangan. Meskipun era digital telah memudahkan kita dalam berkomunikasi, namun surat izin dengan tulisan tangan masih dianggap penting untuk menunjukkan rasa hormat dan keseriusan kita dalam meminta izin tidak masuk kampus.
Langkah pertama dalam membuat surat izin tidak masuk kampus dengan tulisan tangan adalah menuliskan tanggal dan alamat lengkap pengirim di bagian atas kanan surat. Selanjutnya, tuliskan juga nama lengkap dan jabatan penerima surat di bawah alamat pengirim.
Kemudian, tuliskan salam pembuka seperti “Dengan hormat,” diikuti dengan alasan mengapa Anda meminta izin tidak masuk kampus. Misalnya, jika Anda sakit, Anda dapat menuliskan “Dengan ini saya ingin meminta izin tidak masuk kampus karena sedang sakit.”
Setelah itu, tuliskan ucapan terima kasih atas pengertiannya, seperti “Terima kasih atas perhatiannya.” Terakhir, jangan lupa menuliskan nama lengkap Anda dan tanda tangan di bagian bawah surat.
Sebagai referensi, Anda dapat melihat contoh surat izin tidak masuk kampus dengan tulisan tangan di berbagai sumber seperti buku panduan mahasiswa atau situs web resmi perguruan tinggi. Pastikan untuk menyesuaikan format surat dengan kebijakan yang berlaku di kampus Anda.
Dengan membuat surat izin tidak masuk kampus dengan tulisan tangan, Anda dapat menunjukkan keseriusan dan tanggung jawab Anda sebagai mahasiswa. Selain itu, hal tersebut juga dapat menjadi bukti yang valid jika suatu saat Anda perlu mengajukan klaim terkait izin tidak masuk kampus tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang membutuhkan panduan dalam membuat surat izin tidak masuk kampus.